Wajahnya
pucat pasi, berjalan gontai tak tentu arah
Seulas
senyuman tipisnya menghidupi
Mungkin
karna, ia memikirkanmu terlalu….
Terlalu
setiap waktu
Setiap
langkah yang di jajaki hujan di sore itu
Setiap
sesudah matahari mengelilingi bumi
Hidupnya
tak lagi hidup
Setiap
kali ia… mungkin terlalu memikirkanmu
Bagai kertas
yang tertiup angin
Dipermainkan
ke segala arah
0 comments:
Post a Comment