Monday, 29 October 2012

Thursday, 25 October 2012

Kehilanganmu

hari ini aku duduk,sendu,seorang diri
bukan karna tak ada teman,bukan
bukan karna kau tlah menghilang,tidak

aku hanya membayangkan...
betapa nyamannya aku disini seorang diri,
merasa tanpa beban
menulis ini... bukti bahwa kau ada dalam pikiranku setiap waktu

disini,
aku duduk... memikirkan satu hal,satu rasa
rasa yang sama
membayangkan
jikalau saja,suatu saat nanti aku kehilanganmu..lagi
jikalau saja kamu pergi
meninggalkanku lagi
seperti inilah rasanya
hampa

aku takkan mengizinkan rasa yang dulu datang lagi,untuk sebuah alasan yang sama
cukup begini saja...

jikalau suatu saat nanti kau
pergi,
kosong
hilang
habis
kosong sudah hatiku,
hilang sudah rasaku,
habis sudah cintaku,
aku pun akan pergi
meninggalkan luka yang memanggilku kembali
luka apa,luka karenamu?
jangan bermimpi,
tidak lagi,tak akan pernah.

tetaplah disini.

Monday, 15 October 2012

Berlalu Sudah Sang Pagi


Embun,
Tlah menguap seiring tarian matahari di atas bumi
Sejuk,
Tlah kau hempaskan kini ia berganti
Kabut,
Tlah bersembunyi,berlari kedalam dekapan bukit-bukit tinggi

Para Penyair pun hendak berjalan pulang
Memikul senja seiring setapak jalan menuju rumah

Rinduku berguguran,
Satu demi satu

Pergilah seiring suling bernyanyi syahdu sampai larut
Bawalah segenggam pelitaku,jadikan cahaya dimalam gelap mu

Tuesday, 9 October 2012

Senandung Rabu

Tertatih ku berjalan
Menyusuri hati itu

Mencoba menemukan kembali
Cinta yang tlah hilang

Mencoba membuka lembaran baru
Yang kuharap bisa menutup pilu

Mengetuk pintu hatimu

Namun... Tak ada jawabmu

Aku disini
Menunggu

Aku disni
Menanti

Harus kah aku berjalan lagi?
Mencari-cari kembali?
Sedangkan tlah kutemukan hatiku… disepanjang jejak langkahmu
Haruskah?

Aku hanya terdiam
Menunggu

Senandung Rabu





Tertatih ku berjalan
Menyusuri hati itu

Mencoba menemukan kembali
Cinta yang tlah hilang

Mencoba membuka lembaran baru
Yang kuharap bisa menutup pilu

Mengetuk pintu hatimu

Namun... Tak ada jawabmu

Aku disini
Menunggu

Aku disni
Menanti

Harus kah aku berjalan lagi?
Mencari-cari kembali?
Sedangkan tlah kutemukan hatiku… disepanjang jejak langkahmu
Haruskah?

Aku hanya terdiam
Menunggu