Lagi-lagi terjatuh
kemudian tangan-tangan merengkuh
dirinya yang tak pandai merakit kuat
tangan-tangan itu nan setia
tersenyum padanya, pada luka di jiwanya
entah akan sembuh dengan obat apa
lalu lelap dalam buaian
sejenak rehat dari kusut berkepanjangan
adakah yang mampu bersabar diri
menata senti demi senti benang-benang kusut?
ia berenang-renang menuju jauh palung jiwanya
tidak pula ia temukan
"aku bukan perakit kuat"
#intime



