Tuesday, 12 November 2013

Cerita Hujan

Ada gerimis yang ingin menjadi ombak
Bersembunyi dibalik pepohonan
Ketika hujan
malam

Ada sang cakrawala yang tak mengerti Sandi
Bergemuruh
Berkeluh

Cakrawala yang tak mengerti Sandi
dikau pelitaku

Dan hujan menyudahi tangisnya

Keluh Kesah Sang Waktu

skenario membuat kita sepasang manusia asing
sekarang
kita begitu jauh bukan

setelah kau tunggu aku kini aku kau tinggalkan?
setelah kau sia-sia kan aku
setelah kutemani kau bersama hidupmu
setelah aku berlalu?

tidak
kita tak jauh
hanya saja sedang berproses

proses apa?
entahlah

bagaimana?
bagaimana apa?
aku pun tidak mengerti

maaf
aku pun sungguh tidak mengerti
akan rasaku sendiri
apa inginku detik ini

tak usah kau lihat kesini jika nantinya kau tinggalkan aku lagi
tak usah

-Waktu

Isyarat dan Rasa

aku menangisinya
sesegukan hingga kuteguk air mata

aku mencumbunya
berpeluh tak karuan dalam buaian

aku menertawakannya
hingga berairmata

aku memakinya
meneriakinya
mengejarnya
sampai meninggalkannya

kepadanya aku menitip cinta

isyarat dan rasa.

Setelah Kau dapati

ketika penerimaan menjadi jarak
aku harus menjadi apa hingga kau suka?

ketika penerimaan bukan lagi penghargaan
aku harus menjadi apa hingga kau lirik sepenuh mata?

yang disampingmu tinggal lah pajangan saja
yang kau sanding hanyalah pegangan saja
begitu?

langit menerka-nerka
menjagaku dengan birunya

angin berbisik-bisik
bergunjing

ini aku atau kau?

tertunduk malu pada rasa
aku
bersembunyi dibalik tawa
berharap penuh dibalik bahumu

akan dibawa kemana?

waktu berhamburan
senyumku tak lagi berharga
hadirku tak lagi yang kau tunggu-tunggu

Lagi

mari sejenak tengok masa itu
masa dimana kita adalah hanya satu-persatuan yang terpisah
masa dimana kita selalu bersama tapi tak sejiwa
masa dimana kita seruang tapi tak setatap

aku masih tertawa riang
kita masih berbentang bebas

hingga waktu yang berbalas
saksi bisu....

aku tak mampu menggapainya
kami terpisah jauh
aku terjatuh begitu dalam

kau terpendam dalam cerita
tertinggal dalam langkah

kita terpenggal dalam sebuah kisah
yang kita tulis
kita bacakan
dan terkisahkan

hingga aku terbawa jauh
sampai lukaku membencimu

namun maaf masih setia
bodohkah?

terluka
tertawa
bahagia
belum sampai tangis, hampir
akankah kau juga tega?

kita berjalan lagi
ya! ayo...
aku tak ingin mengiba namun mari lanjutkan langkah
hingga lukaku tak lagi menangisi rasa
hingga ingatanmu berkelibat berbalut iba

Thursday, 2 May 2013

"Nahkoda" yang Berganti

Ketika tatapanmu menjelma menjadi seseorang yang tidak ku suka
kata-kata mereka masuk ke dalam logika dan hati ini

Hati,
Mereka tepernjara, begitu sulitnya untuk meraih bebas
Sikapmu membuka logikaku untuk menerima bahwa adanya dirimu adalah sisi negatif
Aku berdiri di sisi itu,
Menilaimu dengan segala penerimaan akan penolakan

Tatapanmu yang dulu mendamaikan kini tak ubahnya seperti mendung sang pengusik cerah
membuat kami bergegas

Kandas,
bahwa adanya dirimu adalah sisi yang salah
hingga tak lagi kudapati pembelaan dalam nurani

Sunday, 31 March 2013

Seusai Hujan Turun

ketika jemari-jemari ini tak lagi mampu  menulis namamu...
harusnya engkau tahu,apa yang terjadi
berbulan? tahun?
kau tak peduli lagi

ketika hati ini,tlah acuh..
membeku
membatu
kristal?
harusnya kau sadar,
betapa waktu... tlah membekukan memori itu

betapa waktu... tlah mengganti sesosok kamu

betapa aku.. tak ingin

namun rembulanku tlah pergi
melintasi langit,mengitari planet yang lain

mungkin hujan tak pernah sampai hati

tapi hujan bukanlah kamu
kamu bukanlah hujan.

Monday, 18 March 2013

Diantara



Entah apa yang ada dibenakmu
Yang jelas,
Kamu tidak tahu apa yang aku tahu
Kamu tidak merasa apa yang aku rasa
Kamu tidak berpikir seperti caraku berpikir
Kamu tak tahu apa yang telah terjadi… diantara senyuman senyuman itu

Dibalik kata, “tak ada masalah”
Dibalik kata,”tak apa”
Dibalik diamku yang sesungguhnya ingin ku ungkapkan 
Dibalik tanganku yang diam tak berkutik,yang sebenarnya sangat ingin merengkuhmu
Dibalik aku yang membeku yang sebenarnya sangat ingin mengejarmu


Tapi satu yang tak kunjung kudapatkan,
Apa yang ada di benakmu?

Penilaian-penilaian salahmu tentang aku yang mematung?
Rasa bencimu padaku,yang kau anggap “pembuang waktu”?

Duniaku bukan untuk kau nilai,sayang..
Itu terlalu semu.
Kau akan terjebak.
Yang ku ragukan, akankah engkau mengerti?

Friday, 25 January 2013

Paradise in Heaven

ketika aku menanti kebahagiaan
ketika aku menanti senyuman yang tulus,
aku terhenti
terhanyut...
dalam sunyi

ketika aku berlari
ketika aku mengejar sang mentari
mereka,menjauh
meninggalkanku di sudut sepi
mengajarkanku,memaknai kasih

ketika semua itu pergi
jiwaku terbuka
tibalah sang pelangi
satu gugusan bintang nan indah

aku temukan kita yang baru
:)

Tuesday, 15 January 2013